Oleh: sukchen | Oktober 7, 2008

“pa..!!,bukannya aku durhaka”

“Lepaskan tanganku, kalau tidak aku akan berteriak,..”May..aku papa, papa may..mengapa kau begitu   membenciku, atau anak berandal itu telah meracuni pikiranmu……

“Mengapa aku ,membencimu kau tentu tahu, tidak siapapun meracuni pikiranku untuk membenciku tapi kau yang memaksaku begini,..lepaskan , lepaskan ,..may meronta semakin hebat sehingga terlepas dari cengkeraman tangan papanya.

Pak Bram dengan marah dan rasa kecewa meninggalkan pintu rumah kontrakan tempat putri tunggalnya tinggal.”

“Antarkan aku ketempat kerjanya!! ..perintah pak Bram terhadap sopir pribadinya, racun apa yg ditebarkan dikepala may..geram pak Bram menahan amarah.

May,…okelah nanti malam aku jemput kau,..bye…Roy menutup teleponnye kembali membereskan berkas -berkas diatas mejanya.

“Tok…tok…..boleh aku masuk???

“Oh…oh….silahkan, anda..?? belum sempat roy melanjutkan pertanyaannya pak Bram menyodorkan selembar cek dengan jumlah besar kepada Roy.

“Ma”af Tuan siapa?? dan apa maksud Tuan dengan cek ini ? tanya Roy dengan heran.

“Jauhi putriku dan jangan kau racuni dia dengan ajaran busukmu , aku kira dengan uang ini , cukup untuk mu atau terlalu sedikit ????

“Om,..bolehkah aku panggil “om”..?? jadi kalau tak salah anda adalah papa may???..ma”af om mungkin om salah paham , sebagai sahabatnya aku hanya mendengar keluh kesahnya memberi dia jalan keluar tak ada maksudku membuat dia membenci om sebagai Ayah kandungnya…

“Anakku aku tau cara mendidiknya , tak perlu berandal seperti kau mengguruiku, Kau terima atau tidak tyerserah.”

Pak Bram meninggalkan ruang tempat Roy bekerja.

“Malam May…..mau makan dimana kita sekarang???

“Terserah , jawab May singkat…

“lho…lho..???kalau begitu malam ini aku ajak kau kesuatu tempat dimana pikiranmu bisa tenang, tapi kau harus berjanji ceritakan padaku sebenarnya ada apa antara kau dan papamu?/

“indah bukan may..?..ini tempat pertama kali kita bertemu , “may, bisakah kau ceritakan padaku ada apa sebenarnya antara kau dan keluargamu? bukannya aku mengikuti urusan keluargamu tapi aku ingin sekali kau berbagi derita yg kau pendam selama ini , walaupun hubungan kita belum lama tapi aku serius denganmu may, aku tak tega melihat kau dari hari ke hari  tak ada keceriaan.

“Roy………., durhakakah aku ? bila aku membencinya? dia tak pantas menjadi kepala keluarga , tak pantas menjadi seorang Ayah dan suami yg baik.

may…..maksud kamu papa kamu? ada apa dengan dia , setiap kali aku dengar kau begitu membencinya , dan lagi tak pernah kudengar tentang mama kau.

“Roy…..kejadian ini 5 tahun yg lalu , dalam sebuah urusan dia berkenalan dengan seorang wanita yang kemudian memikat hatinya , membuat dia melupakan keluarga, setiap hari keluar rumah bahkan dengan terang terangan dia membawa wanita itu pulang kerumah , bayangkan ” roy sebagai wanita aku tau bagaimana perasaan mamaku , dengan terang terangan menghadapi kenyataan bahwa dirinya di duakan.

Mamaku karena tak tahan dengan tekanan yang dialami akhirnya masuk Rumah Sakit jiwa karena tekanan mental yang berat , sedangkan aku keluar dari rumah itu mencoba hidup mandiri.

“May,..kenapa kau tak bicara dengan wanita itu , mencoba memintanya melepaskan papamu?

“Itulah kejamnya wanita itu roy , dia masih muda bahkan lebih pantas sebagai anaknya daripada simpanannya , dan yang aku tahu dia tak mencintainya hanya memanfa”atkan uang keluargaku untuk kepentingan kariernya , bahkan dengan berani dia pun berterus terang dihadapan mamaku bahwa mereka telah berselingkuh.

“Tak berperasaan sekali , seandainya aku mengenalnya , aku mungkin akan menghujatnya, perusak rumah tangga orang , setan nerakapun menolaknya.

“May,…tapi walaupun bagaimana dia adalah papamu, orang tua yang telah melahirkan dan mengasuhmu hingga dewasa , jangan sampai kau menjadi anak durhaka , aku yakin dihati papamu masih ada cinta untuk keluarga terutama kau.

“Roy…..untuk kembali memanggilnya “papa”, mulutku seperti terkunci  , aku tak sanggup roy

“Oh ya..” may besok aku akan ke jakarta kau ikut denganku ,ok?..Roy mencoba merubah keadaan suasana hati may

“Untuk apa roy? dalam rangka apa?

“Kau pasti senang , mandatangi acara peragaan busana , disana kakakku sebagai perancang busananya . ” bukannya menjadi seorang model adalah impianmu may ?

kakaku meniti kariernya dari nol beberapa tahun ini dia mulai melonjak , banyak model terkenal memperagakan busana rancangannya , sedari kecil itulah cita  – citanya , hingga dia merantau ke jakarta dan tak akan pulang sebelum berhasil , kehidupan aku dan ibu pun sekarang dai yang tanggung , dia memang wanita yang hebat.

“Roy kau beruntung , jawab may lirih

“pagi may….

“pagi juga roy , gimana berangkat sekarang ? kita perlu waktu 4jam untuk sampai di jakarta.

Diperjalanan, roy bercerita tentang keluarganya, sejak kecil Ayah roy telah meninggal, karena itu roy hidup dengan kakak dan hidupnya dengan keadaan yang sederhana , tapi impian tak membuat keluarga mereka menjadi putus asa ,Roy bersama kakak berjuang hidup mandiri untuk mencapai cita – citanya.

setelah lulus dari Diploma 3 Roy bekerja sambil meneruskan kuliahnya , sedang kakak Roy sejak kecil bercita – cita menjadi perancang busana , oleh karena kuliah terputus dan merantau ke jakarta untuk mencapai cita – citanya , sejak 4 tahun yang lalu kehidupan keluarga roy di tanggung oleh kakak roy  yang telah berhasil menjadi perancang busana , bahkan banyak model ternama menjadi model peragaan busananya , dan ini adalah peragaan busana terbesar yang di gelarnya.

“Roy….betapa bahagianya keluargamu….bangga terhadap kau dan kakakmu , mampu mengatasi kesulitan hidup bahkan menjadikan impian menjadi kenyataan.

“Roy,…kenalkan aku pada kakakmu siapa tahu aku juga bisa menjadi model terkenal lewat busana rancangannya….cetus May ..dengan mata berbinar.

“No problem…….. jawab Roy sambil tertawa.

Wah…kalau tak selah memang benar ini tempatnya……

“wow….Roy…Shangrilla Hotel.. teriak may dengan mata melotot, benar – benar peragaan busana berkelas tinggi.

“cepat May aku kenalkan kau pada kakakku , karena aku juga ingin sekali memberinya selamat sekaligus menyampaikan bahwa ibu tak dapat hadir karena kondisi badan yang tak memungkinkan untuk perjalanan jauh. Dengan cepat Roy menarik tangan May keluar daro mobil , May pun mengikuti langkah Roy sambil mencari sosok seorang kakak yang di idolakan oleh Roy yang nantinya pun menjadi kakak ipar dari may….

” Pandangan May terus tertuju pada lobi hotel dimana tamu – tamu undangan yang hadir adalah berkelas tinggi , bertanda kakak Roy bukanlah wanita biasa  ,” benar – benar profesional”  gumam May dalam hati’

May….teriak Roy membuyarkan lamunan May…..kenalkan ini kakakku……”Rika

“Sambil membalikkan badan , dan mengulurkan tangan,….se…..belum sempat May melanjutkan kata – katanya..”deg…betapa terkejutnya may …

Roy…ma”af aku tak enak badan aku keluar sebantar…

May…may…teriak Roy memanggil , tapi tak dihiraukan oleh may

” Aneh…..gerutu Roy , kak ma”af ya…lain kali aku kenalkan kau padanya…

“Tak apa Roy,….kau mungkin tak mengerti , jawab Rika dengan pelan.

 May …menulis sepucuk surat untuk Roy…

“Roy tak adil mungkin keputusan ini bagimu , tapi di perjalanan cinta kita ada seonggak batu menghalangi jalan cinta yang kita lalui , mungkin aku dapat melompat tapi kakiku telah terpasung oleh laki -laki yang telah mengecewakan keluarga , mungkin aku dapat terbang , tapi sayapku telah di patahkan oleh wanita perusak keluargaku.

“Roy , kau tak bersalah dan selamanya kau tak bersalah , tak perlu kau tau alasanku ,ini mungkin lebih baik ,kebahagiaan keluarga lebih berharga dari segalanya Roy , hargai keadaan sekarang …..selamat tinggal Roy.

“Cinta pun kau rusak , aku membencimu sampai mati pun aku membencimu , bahtera rumah tangga kau hancurkan , mama yang begitu mencintaimu kau hancurkan ,bahkan aku ingin mendapatkan kebahagiaan pun dipermainkan oleh dewa cinta , bagaimana aku mencintai dari adik seorang yang menjadi simpananmu…..aku benci….benci…………teriak may histeris , sambil merobek foto papanya yang ada dalam dompet may dimana foto saat may masih kecil dalam pangkuan mamanya.

“Pa , bukannya aku durhaka….tapi kau yang memaksaku menjadi durhaka…..ucap may diantara isak tangisnya.

Iklan

Kategori